Pages

Labels

Labels

Tampilkan postingan dengan label Supranatural. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Supranatural. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 November 2011

Cara Mengangkat Orang Hanya Dengan Jari Telunjuk dan Jari Tengah


Peringatan!
Bagi Agan yang lemah jantung, epilepsi, hamil atau
mengidap penyakit saraf dan kronis lainnya,
harap tidak mencoba permainan ini.

Dan ini bukan trit supranatural, tapi science.
Baca sampai selesai ya supaya tau penjelasan ilmiah dibalik
permainan yang katanya mistis ini.

Quote:
Quote:
Quote:
LIGHT AS A FEATHER, STIFF AS A BOARD
Mengangkat orang hanya dengan Jari telunjuk dan Jari tengah

Ini juga salah satu permainan berbau mistis yang populer di Amerika.
Dalam permainan ini, 4 orang duduk mengelilingi satu orang yang akan diangkat.
Mereka ber-4 sanggup mengangkat orang tersebut hanya dengan mengunakan dua jari: Telunjuk dan Tengah.
Orang yang diangkat terlihat seakan-akan melayang karena kekuatan mistis.

Bagaimana cara melakukannya?
Dan Bagaimana penjelasan ilmiahnya?
Spoiler for Yuk kita mulai...:

Quote:
Cara bermain...

- Permainan ini bisa dimainkan oleh 3 sampai 9 orang,
- Dan harus ada 1 orang yang bersedia menjadi orang yang akan diangkat (kita sebut sebagai: korban)
- Korban bisa dalam posisi duduk dikursi, atau tidur telentang.
- Ane akan kasih instruksi cara melakukannya dengan posisi duduk, dan dimainkan oleh 5 orang.



1. Korban duduk diatas kursi biasa tanpa pegangan dengan keadaan santai, kedua kaki menyentuh tanah, tangan diatas paha.


2. 4 orang yang akan mengangkat memposisikan tangannya seperti gambar diatas.



3. Sebelum mulai mengangkat, terlebih dahulu ke-4 orang yang harus menyatukan hati dan visinya, kunci permainan ini adalah kekompakan.
Mereka harus punya keyakinan terhadap kekuatan mereka sendiri!
Lalu secara bersama-sama mengucapkan mantra:
"light as a feather, stiff as a board...."
ucapkan secara lantang secara berulang-ulang sebanyak 10 kali



Ini posisi letak ke 4 orang yang akan mengangkat korban.
Formasi nya harus seperti ini ya gan.
2 orang disudut belakang, 2 orang disudut depan.


4. 2 orang meletakkan jarinya dibagian paha korban, dan 2 lainnya dibagian ketiak korban
sambil terus mengucapkan mantra dengan kompak dan lantang.



5. Kemudian 1 orang memberi aba-aba hitungan 1...2...3...
Lalu pada saat bersamaan, mulailah mengangkat korban secara perlahan ...

Jika berhasil, jangan menjatuhkan korban secara mendadak! turunkan secara perlahan.
Quote:
Tenang gan, tidak ada kekuatan roh apapun yang membantu mengangkat si Korban



Begini penjelasannya...

Menurut Dr. Karl S. Kruszelnicki, hal ini bisa terjadi karena 2 hal:
1. Timing and synchronization
Mantra "light as a feather stiff as a board" (artinya: Ringan seperti bulu, kaku seperti papan) bukanlah mantra ajaib seperti mantra pertamax, para peserta diharuskan mengucapkan mantra ini agar pikiran dan timing mereka menjadi kompak, dan penyatuan kekuatan pada saat mengangkat korban bisa dilakukan secara sinkron dan bersamaan dengan aba-aba 1..2..3..
2. Kekuatan jari agan
Jangan remehkan kekuatan jari manusia. Meski hanya menggunakan 2 jari, lihat sendiri bagaimana agan dengan kuat nenteng belanjaan dari pasar
Kalau korban memiliki berat tubuh 60 kilo, berarti dibagi 4 = 15 kilo per orang.
Ini adalah beban yang masih bisa ditahan oleh kedua jari (telunjuk dan tengah).

Quote:
Video-Video percobaan nya
 
 
<<>>
^_^
Jangan Lupa Mampir lagi di sini yaa?
>>>www.JAGOANBERITA.info<<<

Pesan dari:    Anugerah Mini Market

 

Memanggil Hantu Lewat Cermin


peringatan!
Ane tidak menyarankan untuk dicoba.
Katanya sih uda yang jadi korban karena didatengin beneran.
Tapi ane coba browsing dan menemukan beberapa pembahasan
ilmiah yang mencoba membuktikan bahwa permainan ini sebenarnya
bukan sesuatu yang mistis.

jadi ini bukan trit supranatural, tapi science.
Baca sampai selesai ya supaya tau penjelasan ilmiah dibalik
permainan yang katanya mistis ini.

Quote:
Quote:
Quote:
memanggil hantu lewat cermin


ini adalah salah satu urban legend yang sangat terkenal di amerika, dan sudah banyak trit di kaskus tentang bloody mary dan hampir semuanya mencantumkan cerita kesaksian dari 2 orang bernama: carrie dan susan , tapi ane akan membahas bloody mary dengan cara sedikit berbeda. Jadi trit ini bisa dibilang semi-repost
bloody mary adalah mahluk halus jahat yang akan datang jika dipanggil dengan cara menyebut namanya 3 kali di depan sebuah cermin, dan dia akan muncul dari dalam cermin serta langsung mengoyak-ngoyak muka agan.
Tapi sebenarnya, tanpa memanggil bloody mary pun, jika agan berdiri didepan cermin, sendirian, dalam ruangan bercahaya remang-remang, bisa dipastikan agan memang akan melihat "suatu penampakan" di cermin.

Bagaimana cara melakukannya?
Dan bagaimana penjelasan ilmiahnya?

Quote:

cara bermain …


- berdirilah didepan sebuah cermin, seorang diri. Kalau ada teman suruh tunggu diluar dulu, agan harus sendirian.
- matikan lampu diruangan itu, dan penerangan cukup hanya dengan sebatang lilin, atau lampu dengan cahaya remang-remang.
- letakkan lilin dibelakang atau disamping tubuh agan, jangan didepan wajah.
- jarak dari wajah ke cermin minimal 40 cm
- tataplah wajah agan selama sekitar 5-10 menit, jangan lakukan hal lain.
- berkedip boleh kok
- dan akhirnya.. Secara perlahan agan akan melihat “penampakan” dicermin itu…
- ada yang bilang cara manggilnya bisa juga dengan ditambah muter-muterin badan sampe beberapa kali, atau menyalakan kran air.

seperti yang ane uda bilang, tanpa memanggil bloody mary sampe 3 kali pun, bisa dipastikan agan memang akan melihat "suatu penampakan" di cermin.

Quote:


tenang gan, yang agan lihat dicermin itu bukan hantu atau hal-hal supranatural kok.


berikut penjelasannya:


seorang peneliti dari universitas urbino, italy bernama giovanni b caputo melakukan percobaan untuk meneliti fenomena bloody mary.
Dan hasil penelitian caputo membuktikan bahwa sebenarnya tidak ada yang perlu agan khawatirkan.
Caputo melakukan eksperimen dengan 50 orang sukarelawan. Mereka diminta untuk menatap sebuah cermin selama 10 menit diruangan yang hanya diterangi lampu remang-remang, dan caputo tidak mengatakan bahwa mereka mungkin akan melihat hal-hal aneh dicermin itu.
Hasilnya, seluruh 50 orang sukarelawan melihat sesuatu dicermin:
- 54% mengatakan bahwa mereka melihat wajah mereka tiba-tiba berubah bentuk
- 10% mengatakan bahwa mereka melihat wajah orang tua mereka, beberapa orang diantaranya bahkan melihat wajah orang tuanya sudah meninggal.
- 28% orang mengatakan mereka melihat wajah orang lain, seorang wanita, atau anak kecil.
- sisanya melihat penampakan menakutkan seperti monster!

Caputo menduga hal ini ada hubungannya dengan apa yang dinamakan troxler effect.
coba agan tatap tanda + pada gambar ini selama 30 detik.




 
 
 
 
setelah 30 detik-an, gambar lingkaran ungu disekeliling tanda + akan menghilang, kalo gak, berarti agan salah natapnya, coba lagi ya.
Fenomena bloody mary diduga disebabkan oleh hal yang sama dengan troxler effect ini.
Jika agan menatap sebuah objek tanpa bergeming, lama kelamaan pandangan agan pada objek tersebut akan terdistorsi dan berubah seperti efek blur.
Waktu agan berfokus pada tanda +, lingkaran ungu disekitar nya menghilang setelah 30 detik. Dan jika agan menatap wajah agan sendiri dicermin, setelah beberapa lama seluruh wajah agan akan terdistorsi dan menjadi kabur.
Ketika wajah agan sudah "menghilang", saraf-saraf pada bagian otak yang berfungsi untuk mengenali bagian-bagian khas wajah manusia (yang membuat agan bisa membedakan wajah orang), secara otomatis akan berusaha mengirimkan informasi untuk mengisi "kekosongan" pada wajah dicermin.
Inilah yang membuat "penampakan" aneh dan menyeramkan itu muncul.
Jadi ini halusinasi gitu lah. Uda gak takut kan gan?
 
 
 
<<>>
^_^
Jangan Lupa Mampir lagi di sini yaa?
>>>www.JAGOANBERITA.info<<<

Pesan dari:    Anugerah Mini Market

 
 

Kamis, 27 Oktober 2011

Inilah Misteri Kematian Para Pelukis Nyi Roro Kidul

Misteri Kematian Para Pelukis Nyi Roro Kidul
Percaya atau tidak. Lukisan tentang Ratu Kidul pernah dikeramatkan oleh penghuni sebuah lokalisasi pekerja seks komersial, entah untuk pelaris atau supaya orang segan. Lukisan itu, karya Wara Anindyah saat di Sekolah Menengah Seni Rupa Indonesia Yogyakarta, diketahui raib waktu keluarganya di Magelang pindah rumah, tetapi si pelukis tak ambil pusing.

Misteri Kematian Para Pelukis Nyi Roro Kidul


"Cerita tentang lukisan saya yang sampai di lokalisasi itu cuma menurut kabar dari teman-teman. Benar-tidaknya, saya tidak mengeceknya," tutur Wara (41). Lebih dari 20 tahun kemudian Wara melukis lagi Ratu Kidul. Akan tetapi, dengan gaya melukis yang dipilihnya, dalam ”My Name is Ratu Kidul”, sosok Ratu Kidul digambarkan seperti emak-emak berpipi tembam dan bergincu, berpayung, serta tampak repot dengan tas belanja. Kesannya, Ratu Kidul itu lucu.

”Ah, ini sekadar reka-rekaan saja, kayak di film-film Indonesia jenis film mistik dan horor itu, lho. Ratu Kidul menyamar jadi manusia. Jalan-jalan ke mal, belanja macem-macem. Lalu pulang lagi ke kerajaannya di kedalaman Laut Selatan,” ungkap Wara tentang karyanya yang dipajang dalam pameran seni rupa ”Ratu Kidul dan Dunia Mitos Kita” di Balai Soedjatmoko, Solo, 24-30 April 2010.

Ide Wara terasa orisinal. Ia melawan stereotip yang dipengaruhi budaya patriarki—sejak Panembahan Senopati membangun Kerajaan Mataram (1587), yaitu imaji tentang Ratu Kidul yang punya kecantikan sempurna. Sosok mitos yang hidup di masyarakat Jawa itu umumnya dipersepsikan negatif walau faktanya tidak begitu.

Nasib pelukisnya

Selama ini, banyak kisah tentang lukisan Ratu Kidul, sebanyak bumbu yang menyertai, entah datang dari senimannya atau makelarnya. Entah demi popularitas atau untuk mendongkrak harga. Bukan tidak mungkin karena, sebagai sumber inspirasi, Ratu Kidul berasal dari dunia gaib. Mitosnya, sosok itu bisa 
 
 
<<>>
^_^
Jangan Lupa Mampir lagi di sini yaa?
>>>www.JAGOANBERITA.info<<<

Pesan dari:    Anugerah Mini Market
 

Minggu, 23 Oktober 2011

Misteri Wajah'' Hantu di Gedung Belmez Spanyol

Hanya sedikit orang yang punya pengalaman mengerikan seperti keluarga Maria Gomez Pereira. Fenomena kemunculan tiba-tiba suatu citra di lantai dapur rumah mereka. Sebuah penampakan wajah mengerikan mirip manusia!
Fenomena luar biasa ini terjadi di suatu rumah di kawasan Desa Belmez dekat Cordoba, Spanyol. Setelah menempati rumah di kawasan Street Real 5, Belmez, Spanyol, kejadian itu pun bermula. Keluarga Maria Gomez Pereira tak pernah menyangka bahwa di rumah mereka terjadi aktivitas paranormal paling menggetarkan.



Pada 23 Agustus 1971, di hari yang panas dan kering, anak Maria yang sedang duduk bersama neneknya di dapur rumah itu tiba-tiba kaget. Ia melihat sebuah gambar yang tiba-tiba muncul di lantai marmer. Ia memberitahu sang nenek yang langsung tersentak begitu melihat potongan wajah yang sedikit suram itu. Kehebohan semakin bertambah saat seluruh penghuni rumah melihat imej wajah manusia dengan ekspresi sedih dan memilukan di lantai dapur rumah mereka. Tak ada yang bisa menduga dari mana citra itu muncul, semua terjadi dengan tiba-tiba.

Suami Maria yang tak ingin rumahnya menjadi bahan gosip di desa itu, kemudian berusaha menghapus citra gambar dengan semua cara. Namun sesuatu yang menyeramkan justru terjadi. Gambar di lantai keramik itu bukannya menghilang, tetapi malah mengubah ekspresinya. Wajah itu semakin pilu dan matanya membuka semakin lebar!

Dalam periode waktu tertentu, gambar itu pun mengabur dan lenyap, namun kemudian muncul lagi. Proses ini terjadi dalam interval waktu dan saat yang tidak bisa diduga. Ketakutan dan kepanikan melanda, sehingga sang suami memutuskan untuk menghancurkan keramik di lantai dapur dan menutupnya dengan semen.

Seminggu kemudian, citra wajah kedua justru muncul di lapisan semen yang baru itu. Kali ini lebih jelas daripada yang pertama. Dengan rasa putus asa dan ketakutan yang semakin memuncak, keluarga Maria kemudian menghubungi pejabat pemerintah setempat untuk melakukan penyelidikan.

Setengah percaya setengah tidak, sebuah tim pemeriksa dikirim. Mereka melakukan pemeriksaan detail selama seminggu. Saran untuk menggali bagian lantai bangunan disetujui. Jauh di bawah tanah, mereka menemukan sesuatu yang mengejutkan. Sebuah celah dengan kerangka manusia yang terjepit. Terkubur dalam himpitan batu dan semen. Kerangka dari abad pertengahan.

Kerangka itu kemudian dievakuasi dan bekas galian ditutup dan dilapis dengan semen. Namun beberapa minggu kemudian, wajah yang lain muncul di tempat yang sama. Lalu muncul lagi wajah berikutnya, sampai akhirnya beberapa wajah terlihat di seluruh semen lantai dapur! Gambar-gambar wajah itu muncul dengan jelas, lalu perlahan menghilang dan muncul kembali. Polanya sangat acak dan tidak bisa dipastikan kapan gambar itu akan muncul atau menghilang.

Seberapa besar pun usaha keluarga Pereira untuk menghapusnya, wajah-wajah pilu yang menyeramkan selalu muncul kembali dan kembali… Kejadian ini berlangsung sekian lama.

Otoritas setempat kemudian menyegel dapur rumah itu. Tetapi tak lama setelah penyegelan dan larangan memasuki dapur diberlakukan, wajah-wajah hantu itu justru muncul di ruang lain di rumah itu. Ada empat wajah lelaki dan satu wajah perempuan. Ekspresinya tampak begitu memilukan. Seperti sedang menanggung derita yang amat sangat.

Rumah keluarga Maria Gomez Pereira di Belmez, telah menjadi sebuah rumah yang menyeramkan. Dipenuhi teror ketakutan. Setiap orang yang berada di sana bisa merasakan bulu kuduk mereka merinding dengan rasa takut yang menyengat!

Fenomena aneh ini memancing sejumlah ahli dan peneliti yang penasaran. Mereka secara bergantian melakukan penelitian dari lantai dapur sampai ke seluruh rumah. Namun hingga kini belum ada teori dan jawaban yang cukup memuaskan. Apakah yang sebenarnya terjadi di Belmez? Wajah-wajah siapa yang tercitra di lantai rumah itu?

Muncul Selama 30 Tahun

Wajah-wajah hantu di Belmez menjadi topik bahasan yang hangat. Fenomena yang terjadi di lantai dapur dan rumah Maria Gomez Pereira, menimbulkan banyak kontroversi.

Selama 30 tahun, wajah-wajah hantu di Belmez, sejak penampakan pertamanya, masih juga terlihat di rumah itu. Selama 30 tahun lebih, tetap saja belum ada konklusi (kesimpulan) yang benar-benar memuaskan.

Turis pun tertarik untuk berkunjung ke kawasan Street Real 5, Belmez, Spanyol ingin melihat langsung keanehan yang ada di rumah Maria. Sementara sejumlah paranormal dan ilmuwan secara kontiniu tetap mengkaji peristiwa itu. Bahkan melakukan rekaman dengan tape recorder khusus dan alat uji suhu di sekitar lokasi fenomena muncul. Sejak Maria meninggal di usia 85 pada Februari 2004, wajah-wajah hantu sempat menghilang sekian lama. Namun wajah-wajah itu dilaporkan kembali menghantui rumah Maria Gomes Pereira di Belmez. Walau ada yang bisa dibuktikan sebagai tipuan ilmiah, hingga kini perdebatan masih berlanjut. (berbagai sumber)

Fenomena Poltergeist?
Citra sejumlah wajah yang muncul di lantai rumah Maria Gomez Pereira diklaim sebagai sebuah fenomena poltergeist paling mencekam di abad 20! Menjadi suatu misteri terbesar yang berhubungan dengan aktivitas paranormal. Benarkah ini perwujudan arwah-arwah penasaran?

Penampakan wajah-wajah di Belmez dikenal sebagai The Faces of Belmez atau ada yang menyebutnya sebagai The Belmez’s Faces.


Ini menjadi kajian ilmiah dan paranormal yang menarik di penghujung abad ke-20. Banyak yang menduga ini merupakan fenomena poltergeist, yaitu aktivitas arwah, roh atau hantu yang menampakkan diri secara langsung atau tidak langsung pada manusia, agar diketahui keberadaannya.

Sejumlah hasil riset ilmiah dan paranormal mengemukakan sejumlah teori mengenai hal ini. Dari semua yang pernah dipublikasikan, ada dua teori yang hampir bisa dipercaya. Yakni proyeksi penampakan akibat pemikiran (thoughtographic hypotesis) dan citra yang sengaja dibuat (the forgery hypothesis). Dua hipotesis ini adalah yang paling kontroversial dibahas dalam banyak jurnal ilmiah dan parapsikologi (ilmu yang mempelajari fenomena psikis).

Thoughtographic Hypotesis
Ini adalah salah satu hipotesis yang menjelaskan fenomena wajah-wajah hantu di Belmez yang berkembang di Inggris dan Spanyol. Hipotesis ini merupakan hasil penelitian detail dari Hans Bender dan German de Argumosa.

Tetapi hanya Bender yang pernah menulis dalam jurnal Zeitschrift für Parapsychologie (sebuah jurnal ilmiah parapsikologi) perihal The Faces of Belmez yang merupakan pencitraan poltergeist. Sementara Argumosa yakin bahwa penelitan selama dua tahun oleh ahli parapsikologi Spanyol membuktikan bahwa wajah-wajah di Belmez merupakan bukti adanya aktivitas “sihir” peninggalan masa gothic yang misterius.

Banyak warga Belmez dan Eropa yang meyakini bahwa kedua peneliti itu benar. Mereka yakin bahwa citra wajah itu bukan buatan tangan manusia, namun akibat aktivitas paranormal.

Kesimpulan ini senada dengan golongan peneliti yang menganggap bahwa pencitraan pikiran sang pemilik rumah melalui kemampuan psikokinetis-lah (semacam telepati) yang menimbulkan gambar-gambar wajah itu. Artinya, kekuatan pemikiran Maria Gomez Pereira secara sengaja atau tidak sengaja telah memancing “alam” untuk melakukan sesuatu.

Forgery Hypothesis
Bertolak belakang dengan hipotesis sebelumnya, sejumlah ahli lain meyakini bahwa citra wajah hantu di Belmez adalah ulah manusia. Ini dipublikasikan dalam sebuah artikel pada Juli 1993 di Journal of the Society for Psychical Research.

Luis Ruiz-Noguez (sang penulis) mencatat bahwa berdasarkan temuan dan uji sampel, diyakini beberapa di antaranya melibatkan bahan kimia buatan seperti zinc, lead dan chromium atau campuran zat resin dan teknik pencitraan bahan-bahan fotografi yang peka terhadap cahaya.

Bahan-bahan kimia ini bisa memunculkan efek gambar yang dramatis dan penggunaan semacam teknologi lukis tertentu. Pemanfaatan efek gambar dengan bahan kimia ini sering dipakai oleh penyihir untuk meyakinkan orang bahwa ini merupakan fenomena gaib.

Belum Terpecahkan
Sampel keramik dan semen yang dipakai di rumah Maria di Belmez serta sejumlah foto-foto hasil pemotretan fotografer terhadap citra di rumah itu menjadi bahan kajian yang menarik. Namun kontroversi mengenai penampakan itu belum juga usai.

Sampai awal abad 21, The Faces of Belmez tetap tergolong misteri yang tak terpecahkan. Tidak ada penjelasan yang benar-benar bisa membuktikan apakah citra wajah itu palsu seratus persen hasil buatan manusia, atau memang fenomena poltergeist.

Semua masih membutuhkan penelitian dan penjelasan lebih lanjut. Hasil riset yang dilakukan lembaga resmi ilmiah atau lembaga informal, tetap saja tidak bisa memuaskan. Tidak semua sampel yang diteliti mengacu pada satu kesimpulan yang pasti. The Faces of Belmez pun tetap menjadi misteri.

Metodologi dan uji laboratorium terhadap sampel keramik dan semen serta analisis fotografi mengenai fenomena di Belmez tetap diragukan. Ada penelitian yang menemukan residu bahan kimia dari sampel, ada yang tidak. Ada foto yang dikategorikan palsu, ada yang tidak. Inilah yang memunculkan keraguan.

Ada misteri besar yang memunculkan keraguan terhadap hasil penelitian ini, terutama dua temuan yang benar-benar tidak terjelaskan. Yang pertama, analisis kerangka dan tipelogi bebatuan yang ditemukan di bawah lantai dapur rumah Maria Gomez Pereira. Yang kedua, rekaman tape yang menangkap suara pada frekuensi tertentu (tak terdengar manusia) yang mirip dengan rapalan mantra masa gothic dan jeritan lirih kesakitan.

Banyak yang menyimpulkan bahwa kerangka dan bebatuan yang ditemukan di bawah rumah itu merupakan sisa peninggalan masa penyiksaan dan pembantaian penyihir di abad pertengahan. Pembantaian dengan cara membakar dan mengubur hidup-hidup.

Rekaman tape bisa diasumsikan sebagai aktivitas poltergeist yang terekam sebagai proyeksi suara dari kejadian saat pembantaian para penyihir. Kedua hal ini mengaju pada kesimpulan publik bahwa wajah-wajah di Belmez adalah sebuah pesan bahwa banyak arwah penasaran yang menuntut penguburan yang layak dan pengampunan. Anda boleh percaya, boleh tidak!




Dikutip dari: ricky1206.blogspot.com
...!!!Harap kunjungi situs Asli!!!!...
<<---Dan pilih iklannya agar kita saling menguntungkan--->>
Anda Mendapat Informasi, Merekapun Juga Dapat Income 

<<>>
^_^

..Jangan Lupa Mampir Disini Lagi yaa?..
www.JAGOANBERITA.info
Pesan dari:    Anugerah Mini Market



Published with Blogger-droid v1.7.4

Total Pageviews