Pages

Labels

Labels

Tampilkan postingan dengan label Tips Seksologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Seksologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 April 2010

Bila Ms. V Becek, Normalkah?

BANGKAPOS.com - Pada kondisi normal, vagina memproduksi cairan pada kondisi-kondisi tertentu. Menurut dr. Luky Satria, Sp.OF, spesialis obstetri dan ginekologi dari Brawijaya Women and Children Hospital, pada umumnya vagina memiliki mekanisme untuk pengondisian, semisal saat terjadi rangsangan seksual.

Pada saat rangsangan terjadi, pembuluh darah di vagina akan membesar dan kelenjar bartolin aktif mengeluarkan cairan untuk membasahi bagian dalam vagina. Ini terjadi untuk mempersiapkan vagina saat penetrasi, sehingga tidak menyebabkan luka pada dinding leher vagina ketika berhubungan intim.

Namun, selain penyebab di atas, produksi cairan vagina juga dapat meningkat karena siklus ovulasi dan hormonal. Pada masa ovulasi, kelenjar bartolin dan ductus skene lebih aktif memproduksi cairan vagina terutama pada leher rahim (serviks), sebagai media pembuahan.

Cairan ini berwarna bening dan berkonsistensi seperti putih telur. Sedangkan pada masa sebelum/sesudah menstruasi, produksi cairan vagina juga akan semakin banyak, karena pengaruh hormon estrogen yang meningkat.

Lantas, kenapa beberapa wanita mengeluh vaginanya "becek" saat berhubungan intim? Banyak atau sedikitnya cairan vagina ini, menurut Luky, terkadang merupakan pendapat pribadi dari sang perempuan sendiri.

"Beberapa perempuan menganggap cairan vaginanya berlebih, sehingga merasa kurang nyaman dan khawatir suami terganggu. Namun ini sangat subyektif," tuturnya.

Sepanjang tidak ada cairan berwarna kekuningan atau kehijauan, cairan bergumpal seperti susu basi, disertai rasa gatal, rasa pedih, dan beceknya bukan hanya saat berhubungan seksual, tidak jadi masalah.

"Dan, selama ini belum ada pembuktian secara ilmiah, apakah jumlah cairan vagina berlebih berkaitan dengan genetik maupun makanan tertentu," tambahnya lagi menepis anggapan yang banyak dipercaya awam.

Mengenai beberapa pendapat yang mengatakan konsumsi antihistamin, alkohol, merokok, menggunakan sabun pembasuh vagina, menyiram vagina menggunakan air bersih sebelum berhubungan seksual, dan posisi bercinta dengan bokong yang ditinggikan untuk mengurangi produksi cairan vagina, Luky sekali lagi mengatakan, hal itu belum dapat dibuktikan secara ilmiah.

"Namun, jika sudah mengarah ke gejala penyakit, sebaiknya periksakan ke dokter," ungkap Luky mengingatkan. (nova)


Dikutip dari: bangkapos.com
...!!!Harap kunjungi situs Asli!!!!...
<<---Dan pilih iklannya agar kita saling menguntungkan--->>
Anda Mendapat Informasi, Merekapun Juga Dapat Income

Pesan dari www.cari-barang.com



Rabu, 14 April 2010

Inilah Hal Kecil yang Memengaruhi Gairah Bercinta

BANGKAPOS.COM -- Ya, kita tahu foreplay, kostum, main peran, dan sebagainya bisa menyalakan gairah. Tapi sebenarnya ada hal-hal keseharian yang juga memengaruhi gairah bercinta Anda. Berikut di antaranya:

Siklus Menstruasi
Para ahli mengatakan, bahwa keinginan bercinta para wanita naik dan turun seputar siklus menstruasinya. Setiap wanita itu berbeda, namun untuk kebanyakan wanita, siklus pertengahan, yakni di sekitar waktu ovulasi, adalah saat kadar hormon estrogen dan testosteron di dalam wanita mencapai titik tertinggi.

Ketika mencapai kondisi ini, maka akan mendorong libido dan menambah sensitivitas kepuasan seksual wanita, terang Debby Herbenick, PhD, penulis Because It Feels Good: A Woman’s Guide to Sexual Pleasure and Satisfaction.

Pikiran
Otak Anda adalah organ seksual terkuat dan terpenting yang Anda miliki. Sehingga ada kala ketika level estrogen dan testosteron seorang wanita berada pada titik tertingginya, bukan berarti ia sudah siap untuk bercinta.

Untuk kebanyakan wanita, gairah bercinta tidak terlalu terasa hingga ia benar-benar sedang berada dalam keadaan yang menggairahkan atau sedang berpikir tentang bercinta. Jadi, kadang, Anda baru benar-benar merasa ingin bercinta ketika si dia sudah mulai melancarkan serangan-serangan tertentu sekian lama.

Emosi
Sebuah riset mengindikasikan bahwa emosi wanita bisa berdampak baik di kamar tidur. Menurut studi yang dipublikasikan di The Journal of Sexual Medicine, emosi bisa diputar untuk keuntungan dalam kehidupan seksual wanita.

Studi itu mengatakan bahwa wanita yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi atau yang sensitif dengan perasaannya dan orang lain, memiliki kecenderungan 2,5 kali lebih besar merasakan orgasme ketimbang wanita yang kecerdasan emosionalnya rendah.

Makanan
Anda pasti pernah mendengar mengenai afrodisiak, yakni makanan penambah gairah bercinta, seperti tiram, cokelat, alpukat, dan sebagainya. Namun, apakah benar, makanan yang Anda asup itu memiliki dampak pada aktivitas seksual Anda?

Menurut The Journal of Sexual Medicine, wanita yang mengkonsumsi setidaknya 2 patahan kecil cokelat per harinya dilaporkan secara signifikan memiliki gairah dan fungsi seksual lebih baik ketimbang mereka yang tidak.

Mengenai makanan afrodisiak, peneliti mengatakan, jika Anda berpikir bahwa makanan itu memang memiliki efek menambah gairah, maka akan seperti itu jadinya.

Pernapasan
Siapa yang mengira, bahwa sesuatu yang sesimpel dengan berfokus pada napas akan memandu Anda mendapatkan orgasme? Hanya dengan mengelola pernapasan maka Anda akan membantu menyebarkan energi seksual ke seluruh tubuh.

Banyak pria dan wanita tidak menyadari bahwa mereka seringkali menahan napasnya karena tegang saat beraktivitas seksual. Mengambil napas yang dalam dan mengeluarkannya bisa membantu menyalurkan energi seksual ke seluruh tubuh dan menyelaraskan koneksi antara Anda dan pasangan.

Ekonomi
Ya, kesulitan keuangan memang akan membuat Anda penat karena banyak pikiran, juga bisa mematikan gairah seksual. Tapi, perusahaan Wet, produsen cairan lubrikasi untuk seksual di California, Amerika Serikat, mengatakan, bahwa penjualannya meningkat sebanyak 30 persen tahun ini, padahal negara tersebut sedang mengalami krisis moneter.

Ditengarai, karena kebanyakan orang di Amerika yang mengalami masalah perekonomian mencoba mencari alternatif hiburan lewat seks dengan pasangannya, ketimbang mengeluarkan uang untuk hiburan lain.

Televisi dan film
Menurut para ahli, menonton film erotis bisa membantu Anda mendorong mood bercinta. Namun, menonton film sedih bisa membuat gairah seseorang menurun, begitu pula dengan film yang mengandung kekerasan, menyeramkan, atau membuat Anda merasa stres.

Buku
Para ahli mengemukakan, bahwa bacaan erotis selama 20 menit per hari, 3 kali seminggu bisa mendorong tingkat gairah seksual seseorang. Novel romantis yang berisi adegan bercinta atau literatur seksi lainnya bisa membantu Anda berfokus pada seks dan membangkitkan gairah untuk bercinta.

Berolahraga
Berolahraga dan aktivitas fisik lain secara umum membantu mendorong kehidupan seksual Anda. Merasa percaya diri dan mencintai tubuh sendiri membantu Anda merasa lebih seksi.

Kepercayaan diri adalah pendorong mood bercinta yang baik. Plus, adrenalin dan hormon merasa lebih nyaman dengan diri sendiri akan terpicu saat Anda sedang berolahraga.

Para peneliti di University of California menemukan bahwa pria paruh baya yang berolahraga setidaknya satu jam per hari, tiga kali seminggu bisa mendorong fungsi seksualnya, semakin sering beraktivitas seksual dan mencapai orgasme, juga memiliki kepuasan seks lebih baik.

Kondom
Kebanyakan kita berpikir bahwa kondom adalah pembunuh gairah dan mengungkung kehidupan seks kita. Namun, sebenarnya, jikaukuran dan jenis kondomnya tepat, alat kontrasepsi tersebut justru bisa meningkatkan kepuasan seksual.

Jika si dia menggunakan kondom yang teksturnya tebal, yang ukurannya tidak tepat, memang akan menurunkan sensasinya. Cobalah cari yang ukuran dan ketebalannya tepat untuk ukuran si dia. (Kompas.com)




Dikutip dari: bangkapos.com
...!!!Harap kunjungi situs Asli!!!!...
<<---Dan pilih iklannya agar kita saling menguntungkan--->>
Anda Mendapat Informasi, Merekapun Juga Dapat Income

Pesan dari www.cari-barang.com



Testis Kecil, Apa Artinya?

JAKARTA, KOMPAS.com — “Saya mau minta bantuan mengenai masalah yang saya hadapi saat ini. Saya sudah berumah tangga tujuh bulan, tetapi hingga kini belum ada tanda-tanda istri hamil, padahal kami berhubungan intim secara teratur.

Saya ingin mendapat penjelasan, apakah ada hubungan antara bulu rambut dan fungsi seksual? Tidak seperti pria dewasa pada umumnya, saya merasa mengalami kelainan. Kulit saya tidak ditumbuhi bulu. Kalaupun ada, sangat minim. Apakah saya kekurangan hormon dan apakah itu berpengaruh terhadap fungsi seks? Terus, bagaimana terapinya?

Saya merasa ukuran penis dan testis saya kecil. Testis saya ukurannya hanya sedikit di atas kelereng (diameter kurang dari 2 cm). Apakah itu normal? Adakah pengobatan yang bisa saya lakukan?”

S, Medan

Periksa sperma
Kalau Anda telah melakukan hubungan seksual secara teratur selama setahun tanpa kontrasepsi, tetapi istri belum juga hamil, berarti Anda dan istri termasuk pasangan yang tidak subur. Hubungan seksual yang teratur dalam konteks terjadinya kehamilan ialah dengan frekuensi dua kali dalam seminggu.

Kalau Anda melakukan hubungan seksual dengan istri baru dalam waktu tujuh bulan, berarti belum tergolong pasangan yang tidak subur. Meski begitu, baik sekali bila Anda sudah memerhatikan kehamilan yang belum terwujud ini.

Terjadinya kehamilan ditentukan oleh keadaan kesuburan pihak suami dan istri. Kalau salah satu pihak mengalami gangguan kesuburan, kehamilan akan terhambat. Apalagi kalau kedua belah pihak mengalami gangguan. Untuk mengetahui keadaan kesuburan, diperlukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium.

Untuk Anda, diperlukan pemeriksaan sperma sesuai dengan standar yang berlaku secara internasional. Dari pemeriksaan fisik, dapat diduga bagaimana keadaan kesuburan seorang pria, terutama dengan mengetahui bagaimana perkembangan organ seksual-reproduksinya.

Pria normal akan menunjukkan perkembangan organ seksual-reproduksi yang normal, yang meliputi perkembangan penis, buah pelir (testis), dan kelenjarnya. Juga tampak tanda-tanda perkembangan kelamin sekunder, seperti suara membesar, tumbuhnya rambut kelamin, rambut ketiak, dan rambut wajah.

Kekurangan testosteron
Pada keadaan kekurangan hormon testosteron, terjadi hambatan perkembangan tersebut sehingga organ seksual-reproduksi tidak berkembang. Jelas dapat dilihat penis dan buah pelir yang tidak berkembang, tekstur kulit tak jelas, suara bukan suara dewasa, serta rambut kelamin dan ketiak tidak tumbuh

Rambut di kulit bukan tanda yang penting untuk menilai perkembangan seksual-reproduksi pria. Karena itu, Anda jangan khawatir atau merasa terganggu walaupun tidak mempunyai bulu di kulit.

Perkembangan penis dan buah pelir sangat penting sebagai petunjuk kesuburan pria. Ukuran buah pelir yang normal dapat ditentukan dengan alat ukur yang tersedia. Ukuran buah pelir yang kecil tidak normal berkaitan erat dengan keadaan kesuburan.

Namun, untuk memastikan keadaan kesuburan Anda, diperlukan pemeriksaan sperma. Hasil pemeriksaan kemudian dibandingkan dengan standar normal sperma.
Beberapa penyakit dapat mengakibatkan ukuran buah pelir mengecil dan tidak normal, yang juga berpengaruh pada kesuburan.

Di pihak lain, banyak pria yang merasa ukuran penisnya tidak normal, padahal sebenarnya normal. Perkembangan penis yang tidak normal pada umumnya disertai hambatan perkembangan lain, yaitu hambatan perkembangan buah pelir, rambut kelamin, otot, dan kulit.

Gangguan kesuburan dapat diberi pengobatan sesuai dengan keadaan kesuburan dan penyebabnya meski memang tidak semua dapat diatasi dengan baik. Kalau buah pelir telah mengalami kerusakan, apalagi sampai mengakibatkan ukurannya mengecil, biasanya tidak dapat diatasi lagi.

Saya sarankan Anda mendapat pemeriksaan dari dokter ahli andrologi untuk mengetahui normal-tidaknya organ seksual-reproduksi Anda dan bagaimana keadaan kesuburan Anda. @

Konsultasi djawab Prof DR dr Wimpie Pangkahila, Sp.And




Dikutip dari: kompas.com
...!!!Harap kunjungi situs Asli!!!!...
<<---Dan pilih iklannya agar kita saling menguntungkan--->>
Anda Mendapat Informasi, Merekapun Juga Dapat Income

Pesan dari www.cari-barang.com



Otot Ms. V Kendur?

KOMPAS.com - Kekenyalan dan kekencangan otot vagina memang memengaruhi kenikmatan seksual. Kekencangan otot vagina harus dijaga agar kenikmatan berhubungan intim tidak hilang. Karena itu, wanita kerap resah apabila merasa otot vaginanya mulai kendur. Namun, menurut dr. Suskhan, Sp.OG (K), konsultan uroginekologi RSIA Hermina Jatinegara, Jakarta, bila tidak mengalami kejadian yang berat, otot vagina tidak semudah itu menjadi kendur. Umumnya, pada masa nifas (selepas melahirkan), kondisi rahim begitu juga otot vagina akan beradaptasi kembali ke semula.

Beberapa kondisi memang dapat membuat proses pengembalian otot vagina tidak optimal, di antaranya, melahirkan lebih dari 3 kali apalagi dengan jarak kelahiran di bawah 2 tahun, melahirkan bayi dengan berat badan di atas 4 kilogram, melahirkan bayi dengan kepala besar, melahirkan dengan alat bantu, seperti forceps, dan vaccuum, ditambah kondisi kehamilan, hormonal, dan kelemahan ligamentum memengaruhi otot-otot vagina relatif kendur meski telah melewati masa nifas. Jika demikian yang terjadi, masih ada cara untuk memperbaikinya.

Melakukan senam kegel setelah kondisi pulih pasca melahirkan atau 2 minggu setelah operasi sesar dapat diupayakan untuk mengembalikan kekencangan otot vagina. Senam ini dapat dilakukan setiap hari dan umumnya akan menunjukkan hasil setelah 8 hingga 12 minggu terapi dilakukan.

Selain senam kegel, tindakan operasi juga bisa dilakukan sebagai pilihan lain. Vaginoplasty yang memodifikasi otot levator ani (liang vagina) dapat ditempuh dengan pertimbangan dokter subspesialis uroginekolog.

operasi ini pada intinya bertujuan mendekatkan otot levator ani hingga membentuk liang seukuran dua jari (masuk). Dengan durasi tindakan sekitar 1 jam dan pemulihan semalam, operasi ini dapat mengencangkan kembali otot vagina yang longgar. Dan, setelah tidak terasa nyeri, pasien disarankan melakukan latihan kegel untuk mengoptimalkan pengencangan vagina. Setelah pulih (sekitar 3 bulan) aktivitas seksual sudah dapat dilakukan kembali seperti biasa.

(Laili Damayanti, Hasto Prianggoro/Tabloid Nova)




Editor: NF



Dikutip dari: kompas.com
...!!!Harap kunjungi situs Asli!!!!...
<<---Dan pilih iklannya agar kita saling menguntungkan--->>
Anda Mendapat Informasi, Merekapun Juga Dapat Income

Pesan dari www.cari-barang.com



Total Pageviews