Pages

Senin, 05 April 2010

Seks Sebagai Senjata

Saya sebetulnya kurang suka dengan kata senjata. Memberikan konotasi negatif yang bisa disamakan dengan kekerasan, tapi memang begitulah pada kenyataannya. Seks memang senjata yang sangat ampuh untuk merayu, menggoda, memaksa, dan bahkan membunuh.

Seks yang digunakan sebagai senjata bekerja dengan sangat halus dan sulit untuk diketahui, terutama bila kita mengabaikan arti seks yang sesungguhnya. Apalagi bila hanya berkutat pada masalah hubungan seksual semata saja.

Sudah sejak lama seks digunakan sebagai senjata. Sering dengar, kan, cerita dan kisah tentang bagaimana seorang puteri cantik belia yang dinikahkan dengan pangeran ataupun raja dari negeri seberang?! Daya tarik seksual dan juga permainan seks yang digunakan adalah senjata dalam taktik untuk mendapatkan apa yang dianggap sebagai “persahabatan dan perdamaian” dan sangat mungkin untuk mendapatkan kekuasaan.

Seks memang sering dijadikan senjata dalam sebuah peperangan. Baik itu hanya seputar persaingan ataupun di dalam hal yang sifatnya lebih prinsip juga ideologi. Ujung-ujungnya tidak lain adalah kemenangan dan juga kekuasaan. Sudah banyak juga yang berhasil. Jarang yang gagal. Ini menurut pendapat saya, ya.

Kita ambil contoh saja rayuan dan godaan yang dilakukan oleh para “Politikus Seks” yang memanfaatkan “Sensualitas Politik”. Di mana mereka menggunakan daya tarik seksual mereka untuk mendapatkan kemenangan dalam pemilihan umum. Ini bukan sesuatu yang salah bila dilakukan oleh mereka. Namanya juga usaha. Yang harus kemudian dipikirkan adalah kenapa mau terkena rayuan dan godaan mereka?! Ampuh, ya, senjatanya. Bila mereka kemudian terpilih, siapa yang sebenarnya juga patut dipertanyakan?!

Seks sebagai senjata juga digunakan untuk memaksa. Kita bisa melihat kasus yang terjadi pada perang di Bosnia dan juga saat perang antara Suku Tutsi dan Hutu. Pemerkosaan yang terjadi pada saat perang itu bukanlah sebuah kebetulan, tetapi memang merupakan sebuah strategi di dalam berperang. Menjatuhkan mental lawan yang lainnya dengan cara memberikan teror yang sangat mengerikan. Siapa yang tidak takut diperkosa?! Masih ingat kasus yang terjadi di negara kita pada kerusuhan Mei tahun 1998?! Kebenaran atas pemerkosaan itu memang masih banyak yang mempertanyakan, tetapi dengan mendengarnya saja sudah merinding, kan?!

Ini bukan hal yang aneh untuk dilakukan dalam peperangan. Sudah sangat biasa. Bisa dibilang jahat dan kejam, tapi memang perang itu demikian, kan?! Apa ada perang yang menyenangkan?! Ada, sih, perang di atas tempat tidur dengan yang tercinta. Hehehe…

Yang paling kejam diatara penggunaan seks sebagai senjata adalah untuk membunuh. Bukan dalam arti kata kemudian menghilangkan nyawa orang dengan menggunakan seks namun membunuh manusia secara perlahan dengan membuatnya menjadi tidak manusia. Secara tidak sadar dan perlahan dibuat lupa bagaimana manusia seharusnya.

Saya pernah membahas tentang “Membunuh Hasrat Seksual” sebelumnya. Di mana dengan membunuh hasrat seksual sama saja dengan membunuh karakter dan pribadi seseorang. Begitu juga dengan yang pernah saya tuliskan dalam Konspirasi Seks dan Politik Ala ML . juga “Dan” Antara Seks Politik ala ML. Membunuh kebenaran dan memutarbalikkannya dengan pembenaran sehingga membuat semuanya menjadi berantakan. Seperti yang sekarang ini sedang terjadi di negara kita. Sudah berapa banyak yang menjadi korban?! Kita semua adalah korbannya bukan?!

Dalam hal digunakan untuk membunuh, seks sangatlah luar biasa hebatnya. Jangan pernah lupa, ya, bagaimana satu suku di Amerika Selatan bisa sampai habis oleh senjata yang bernama seks. Ini menjadi sangat penting, terutama mungkin bagi saya pribadi, karena saya menginginkan negara ini bisa terus dapat bertahan dan tidak pernah hilang oleh dan dengan apapun juga.

Mungkin ada yang berpikir bahwa, kita berbeda karena kita bukan hanya satu suku. Kita adalah negara yang besar dan memiliki jumlah penduduk yang banyak serta berbagai macam suku yang beragam. Namun di mata saya, justru inilah yang paling memudahkan semuanya menjadi sebuah kehancuran. Seks telah digunakan sebagai senjata namun berapa banyak yang menyadarinya?! Berapa banyak juga yang tahu namun tidak mau mengakuinya?! Tulisan saya tentang poligami mungkin bisa dijadikan salah satu contoh penggambarannya.

Kita juga tidak perlu jauh-jauh untuk melihat bagaimana seks masih sangat dilecehkan dan disepelekan. Di Kompasiana ini sajalah. Sering saya melihat dan juga merasakan bagaimana masih saja nilai atas diri menjadi sebuah hal yang sangat penting dengan kemudian menudingkan jari kepada yang lain yang dianggap tidak sama, berbeda, dan bahkan menjerumuskan. Apalagi untuk urusan seks, ya. Tidak bisa saya salahkan juga, karena memang semua ini adalah akibat dari apa yang sebelumnya dilakukan. Karena kini adalah yang lalu juga. Sekarang kita harus memikirkan apa yang kini untuk nanti. “Seks dan Masa Depan” juga bagaimana menjabarkan “Seks dan Masa Depan (sebuah masukan)” itu sendiri.

Sama juga halnya dengan yang mengatasnamakan kebebasan dan kemudian menjadikan seks sebagai bulan-bulanan dan juga cenderung melecehkan. Saya juga tidak bisa menyalahkan karena ini adalah akibat kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang seks yang sebenarnya. Secara tidak sadar justru telah menjerumuskan diri sendiri dan juga dengan yang lain dengan telah dimanfaatkan oleh para pengguna senjata seks itu sendiri.

Janganlah kita melihat seks dalam sebuah pandangan dan pemikiran yang sempit. Seks bukanlah sesuatu yang sepele ataupun patut diremehkan. Seks adalah sumber kekuatan yang sangat luar biasa. Seks bisa menjadi apa saja dan bisa menghasilkan apa saja karena seks tidak akan pernah lepas dari kehidupan kita sebagai manusia dan juga makhluk hidup. Seks adalah titik awal kehidupan dan kehidupan itu sendiri.

Marilah kita semua merenungkan kembali siapa dan apa diri kita yang sebenarnya. Kenalilah diri sendiri dan selalulah jujur terhadap diri kita sendiri. Jangan pernah menjadi yang lain tetapi jadilah diri sendiri. Hanya dengan ini seks yang digunakan sebagai senjata bisa dilumpuhkan.

Semoga bermanfaat!!!

Salam Kompasiana,

Mariska Lubis



Dikutip dari: kompas.com
...!!!Harap kunjungi situs Asli!!!!...
<<---Dan pilih iklannya agar kita saling menguntungkan--->>
Anda Mendapat Informasi, Merekapun Juga Dapat Income

Pesan dari www.cari-barang.com

Waspada Efek Samping Obat Impotensi!

KOMPAS.com - Seks tak selamanya berkobar. Ada kalanya remang-remang, bahkan padam. Salah satu penyebabnya adalah penis tidak dapat ereksi dan menjadi tegang. Tapi, orang lemah syahwat tak perlu berkecil hati karena dunia pengobatan telah menemukan obat impotensi.

Salah satu obat anti impotensi yang paling banyak dipakai di seluruh dunia adalah sildenafil yang di pasaran sering disebut dengan pil biru. Penelitian yang telah dilakukan secara ekstensif di banyak negara memang membuktikan bahwa obat ini punya tingkat keberhasilan tinggi, sampai 89 persen untuk memicu ereksi.

Kendati demikian, obat ini juga memiliki efek samping. Dalam suatu telaah sistematis dan meta analisis dari 49 penelitian klinis, Dr Alexander Tsertsvadze dari Ottawa Health Research Institute, Kanada dan timnya melaporkan bahwa pria yang memakai Sildenafasil sitrat memiliki risiko 1,5 kali lebih besar mengalami efek samping dibanding dengan mereka yang menggunakan plasebo.

Efek samping yang paling umum dari obat lemah syahwat ini antara lain adalah sakit kepala, dada berdebar-debar, sesak napas, dan gangguan penglihatan, flushing (muka memerah karena pelebaran pembuluh darah di wajah), serta gangguan pencernaan. Penelitian juga menunjukkan bahwa risiko efek samping meningkat seiring dengan ditambahnya dosis viagra yang diminum.

"Setiap obat pasti memiliki efek samping – tidak ada satupun obat yang bebas efek samping, termasuk sildenafil sitrat," kata dr. Budhi Damian Widjojo, Primary Care Medical Advisor PT. Pfizer Indonesia.

Sildenafil sitrat hanya boleh digunakan bila dokter menyatakan seorang pria terindikasi menderita disfungsi ereksi. "Tentunya pria dewasa yang boleh menggunakan obat ini," katanya.

Selain itu untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, Budhi menjelaskan sildenafil sitrat tidak diperbolehkan pada pasien yang sedang minum obat jantung golongan nitrat. "Penggunaan sildenafil sitrat untuk pasien yang menderita penyakit jantung harus berhati-hati karena ada kemungkinan mereka minum obat golongan nitrat tersebut atau karena memang kondisi jantungnya yang tidak optimal untuk berhubungan seksual," jelasnya.

Pada pria, aliran darah merupakan bagian terpenting untuk menghasilkan hubungan seks yang baik. Sildenafil bekerja merelaksasi otot polos, dengan cara menghambat enzim fosfodiestrase. Otot polos yang berperan dalam impotensi disebut korpus kavernosum, suatu jaringan yang mendukung ereksi pada penis. Dalam kondisi relaksasi, aliran darah masuk ke dalam penis sehingga terjadilah ereksi.



Dikutip dari: kompas.com
...!!!Harap kunjungi situs Asli!!!!...
<<---Dan pilih iklannya agar kita saling menguntungkan--->>
Anda Mendapat Informasi, Merekapun Juga Dapat Income

Pesan dari www.cari-barang.com

Sabtu, 03 April 2010

Cumbu Punggung dan Paha Pasangan Anda

BANYAK titik sensitif tubuh yang siap meledakkan kesenangan Anda di ranjang, tapi belum tereksplor. Sedikit sentuhan, belaian, dan jilatan, maka adegan berikutnya akan mengalirkan kepuasan tak tertahankan.

Dua bagian tubuh yang punya banyak saraf supersensitif adalah punggung dan paha. Jika bukan untuk urusan seks, Anda mungkin kerap melewatkan begitu saja dua area tersebut, seperti saat mandi. Kini, mencumbu punggung dan paha tak boleh lagi dilupakan. Berikut cara mencumbunya seperti diulas Cosmopolitan.

Kesenangan itu ada di punggung

"Tombol” di dasar tulang belakang penuh dengan saraf yang berpotensi terhadap kesenangan seks. Untuk mengambil keuntungan di area tersebut, Anda berdua saling memberi pijatan seksi.

Mulai pijatan dari bahu, dan gerakkan tangan Anda ke bawah dalam gerakan meremas. Setelah sampai di punggung bawah, beralih ke gerakan spiral dengan sentuhan yang lebih lembut melewati dasar tulang belakang. Daerah ini sangat peka, dan hanya dengan sentuhan lembut, akan mengirimkan sensasi menggigil ke seluruh tubuh.

Ide seksi lainnya adalah menyentuh ringan dengan pipi Anda untuk memicu peningkatan hormon kegembiraan. Lalu, cium pelan dan jejaki lidah Anda di sepanjang tempat yang sama. Anda juga dapat menyikat ujung rambut Anda ke kulitnya, kemudian kuku Anda mengambih alih dengan sapuan lembut untuk memperdalam sensasi.

Jejak menggoda di paha

Salah satu saraf berpeledak hebat di tubuh terletak di atas paha bagian dalam. Di sana, terdapat saraf ilioinguinal yang sangat sensitif saat disentuh.

Untuk trik hebat di ranjang, simpan aksi menggoda di pahanya untuk adegan terakhir. Tekniknya, mulai dengan menjilati jari Anda (kondisi basah meningkatkan rangsangan) dan perlahan-lahan menelusuri pertengahan hingga paha atasnya. Kemudian, ikuti jalan yang baru saja Anda jejaki dengan lidah Anda, dan menggoda ke wilayah atas.

Karena kulit di area ini cenderung lembut, Anda harus melihat reaksinya. Kalau dia mengernyit, berarti Anda telah berhasil merangsang saraf ke titik di mana ia merasa sangat geli.

Setelah pasangan menyentuh Anda di area ini, Anda akan melihat napas Anda akan menjadi lebih cepat dan panggul Anda mulai mengejang. Alasannya, membelai daerah ini secara tidak langsung merangsang area genital, karena saraf di sekitarnya menembak sinyal kesenangan ke otak.

Sekarang, saatnya untuk menaruh tangan pasangan Anda tepat di mana Anda mendambakan aksi jejak menggoda, lalu nikmati perjalanannya. (*)



Dikutip dari: bangkapos.com
...!!!Harap kunjungi situs Asli!!!!...
<<---Dan pilih iklannya agar kita saling menguntungkan--->>
Anda Mendapat Informasi, Merekapun Juga Dapat Income

Pesan dari www.cari-barang.com

PS-spot, Misteri Titik Kepuasan Wanita

ANDA tentu tahu G-spot, daerah di dinding depan Miss V dan pada beberapa inci di dalamnya, jika dirangsang akan menghasilkan kesenangan ekstrem, ledakan orgasme, bahkan ejakulasi wanita. Kenali pula spot sensitif wanita lainnya, yakni PS-spot.

PS-spot singkatan dari perineum spons, letaknya di antara Miss V dan anus, tepat di bawah perineum (membalut kulit antara bagian muka Miss V dan anus).

Perineum spons adalah massa jaringan ereksi, yang berarti bahwa ketika bagian ini dirangsang, maka akan terisi dengan darah dan membesar, persis seperti yang terjadi pada Mr P dan klitoris ketika bergairah. Demikian seperti pemaparan EMandLO yang dikutip okezone.

Teknik merangsang PS-spot

Cara terbaik untuk merangsang PS-spot adalah dengan satu atau lebih jari, bisa pula dengan sex toys berbentuk melengkung, cara yang sama seperti merangsang G-spot. Caranya bisa sedikit berbeda jika Anda ingin melakukan tekanan di arah berlawanan (yaitu di belakang dinding bawah Miss V).

Anda juga dapat merangsang bagian ini melalui perineum (dengan mendorongnya). Jika ingin mencoba teknik ini selama intercourse, Anda bisa mencoba posisi bercinta yang mengarahkan Mr P ke arah dinding belakang Miss V, seperti dalam posisi misionaris atau woman on top. Tapi, doggy style tidak cukup efektif untuk merangsang PS-spot.

Lantas, bagaimana rasanya saat PS-spot dirangsang? Wanita yang senang saat area ini dirangsang mengatakan berbagai hasil, yakni mencapai orgasme hanya dengan stimulasi di bagian ini, meningkatkan sensasi jenis stimulasi lain, memperluas ataupun mengintensifkan orgasme, serta mampu mencapai orgasme lebih cepat.

okz



Dikutip dari: bangkapos.com
...!!!Harap kunjungi situs Asli!!!!...
<<---Dan pilih iklannya agar kita saling menguntungkan--->>
Anda Mendapat Informasi, Merekapun Juga Dapat Income

Pesan dari www.cari-barang.com

Total Pageviews